Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
EUR/USD Tetap Diam Karena Dolar AS Berusaha Memulihkan Stabilitas
Tuesday, 15 April 2025 11:36 WIB | EUR/USD |EUR/USD

EUR/USD terus merosot untuk sesi kedua berturut-turut, diperdagangkan mendekati 1,1350 selama jam-jam Asia pada hari Selasa (15/4). Pasangan ini melemah karena Dolar AS (USD) mencoba untuk mendapatkan kembali stabilitas di tengah meningkatnya kekhawatiran atas stagflasi.

Pada dini hari Selasa, Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic berkomentar bahwa Federal Reserve masih menghadapi perjalanan panjang untuk menurunkan inflasi ke target 2%. Pernyataannya meredam ekspektasi pasar untuk pemotongan suku bunga lebih lanjut dalam waktu dekat.

Dalam pergeseran dari prospek sebelumnya, Deutsche Bank sekarang mengantisipasi pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Desember”perkiraan pemotongan pertama untuk tahun 2025”diikuti oleh dua pemotongan tambahan pada kuartal pertama tahun 2026. Bank memproyeksikan suku bunga terminal antara 3,5% dan 3,75%.

Pelaku pasar kini tengah mengamati Survei Pinjaman Bank (BLS) Bank Sentral Eropa (ECB), yang mungkin menawarkan wawasan utama mengenai penilaian ECB terhadap kondisi moneter dan ekonomi menjelang pertemuan kebijakannya pada hari Kamis. Bank Sentral Eropa (ECB) akan mengadakan pertemuan kebijakannya pada hari Kamis, dengan pasar secara luas mengantisipasi penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin.

Euro juga mendapat dukungan di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan global dan ketidakpastian seputar kebijakan tarif AS, yang telah memicu kembali kekhawatiran akan potensi resesi dan merusak kepercayaan investor terhadap aset AS.

Investor akan mencermati komentar ECB tentang implikasi ketegangan perdagangan terhadap ekonomi Zona Euro dan lintasan suku bunga di masa mendatang.(Newsmaker23)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS